Sebuah tweet sempat membuat saya tersenyum, kurang lebih isinya begini “tolong kepada produsen sosis jangan pakai dulu timnas U-23 untuk jadi bintang iklannya” … hmmh, apa coba kaitannya ?
Usut punya usut, kalau anda perhatikan, salah satu produk sosis seringkali menggunakan tokoh, entah aktris, aktor, penyanyi atau olahragawaan yang sedang “booming” menjadi bintang iklan mereka.. he.he.. kreatif kah ? , Saya tidak sedang menyoroti kreatifitas pembuat iklan tersebut. Tapi mari kita lihat, kenapa kita sisi kecilnya dari penggunaan tokoh – tokoh ternama tersebut yaitu “euphoria”.
Media menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari euphoria apapun yang terjadi di lingkungan kita belakangan ini, hampir semua euphoria di pengaruhi media, bahkan terkadang media sendiri terbawa euphoria, tidak bisa di pungkiri karena yang menjalankan media adalah manusia – manusia juga yang tidak luput dari wabah berita yang sedang trend. Lalu apa yang salah dengan euphoria ? tidak ada yang salah, hanya saja di sadari atau tidak menurut saya euphoria akan menyebabkan kreatifitas individu terhambat.. dan idealisme menjadi tidak berharga…